Kuliah Umum Semester Genap Program Studi Pendidikan Kimia: Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah Populer di Media Koran

Yogyakarta. 10 April 2021. Dalam rangka memberikan tambahan wawasan dan pengetahuan tentang karya ilmiah popular dan bagaimana kiat-kiat karya tulisan diterima di media koran, maka Program Studi S1 Pendidikan Kimia Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyelenggarakan kuliah umum dengan tema “Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah Populer di Media Koran”. Adapun kuliah umum ini dihadiri oleh Khamidinal, S.Si., M.Si selaku Ketua Prodi, Agus Kamaludin, M.Pd. selaku Sekertaris Prodi, Suwanto, S.Pd. (Penulis 1000+ Artikel Media Massa), Adelina Nurmalitasari, S.Pd (Praktisi di Media Cetak Koran) dan dihadiri Dosen serta Mahasiswa Prodi Pendidikan Kimia.

Media cetak seperti koran adalah media penyampai informasi yang masih banyak dibaca. Media lain seperti televisi, radio dan media online yang kian berkembang tidak menyurutkan laju koran untuk dapat memenuhi kebutuhan informasi masyarakat, walaupun tidak dapat dipungkiri bahwa perkembangan media koran terhambat dengan adanya media lain tersebut. Media tersebut dapat memberikan informasi dengan cepat dan up to date. Media cetak koran pada saat ini masih terus tumbuh dikarenakan media konvensional masih dianggap mempunyai kelebihan karena kebiasaan dari masyarakat pada pagi hari membaca koran dan hal tersebut masih berlangsung sampai dengan saat ini.

Adanya pemberlakuan akreditasi 9 standar mengharuskan mahasiswa dan dosen untuk menulis di media massa sehingga dibutuhkan suatu pelatihan agar memudahkan mahasiswa dan dosen membuat tulisan di media massa. Oleh karena itu, diperlukan suatu kegiatan yang menunjang dan mendukung kemampuan penulisan bagi mahasiswa dan dosen.

Suwanto, S.Pd. menjelaskan bahwa dalam menulis opini harus memiliki landasan yakni ontology untuk menjawab pertanyaan apa, epistimologi untuk menjawab pertanyaan bagaimana dan aksiologi untuk menjawab pertanyaan bagaimana. Menulis opini memiliki keuntungan yaitu sharing atau bisa menyampaikan gagasan, knowledge atau menambah wawasan, branding diri dan institusi, famous atau nama menjadi terkenal, financial atau menambah pendapatan. Selain itu ada beberapa hal yang diperlukan dalam menulis yaitu niat & tekad lurus dan tekun, pengetahuan atas suatu bidang, gagasan ide atas pemecahan suatu masalah, pendapat yang logis, pembendaraan diksi populer, dan banyak membaca. Dalam menulis opini perlu diperhatikan panduan diantaranya topik aktual, tulisan relevan, judul menarik, lead memikat yang membuat pembaca penasaran, argumen baru atau sudut pandang baru, penyajian ringkas, bahasa sederhana, kutipan jelas, panjang tulisan disesuaikan medianya, kirim tulisan dikirim sesuai ketentuan, etika jurnalistik sopan dan beretika

Adelina Nurmalitasari, S.Pd menjelaskan pentingnya menulis yakni sebagai Sarana komunikasi dan berbagi informasi, Meningkatkan kreativitas, Aktualisasi diri, Memperbaiki suasana hati dan menambah daya ingat, Meningkatkan kemampuan berbahasa, dan Menghasilkan uang. Adapun Prinsip dasar penulisan berita Berdasarkan fakta dan kebenaran, Bahasa yang singkat, jelas, & padat, Bahasa yang mudah dimengerti, Berisikan 5W+1H, Struktur piramida terbalik, Perhatikan tanda baca, dan Memiliki news value. Jenis berita diantaranya adalah Straight News: berita yang ditulis secara ringkas, lugas, dan apa adanya. Selain itu harus memuat informasi terkini tentang peristiwa yang sedang hangat, aktual, dan penting. Hard news: biasanya berisi peristiwa serius. Soft news: peristiwa tidak penting namun menarik atau unik. Indepth News adalah berita mendalam yang dikembangkan dari berita yang sudah ada. Biasanya terdapat opini dari pakar atau ahli. Feature: biasanya berisi kisah yang ditulis secara deskriptif yang bertujuan tak hanya mengabarkan, namun juga menggugah emosi pembaca, dan memuat cerita orang atau human interest. Langkah menyusun berita adalah menemukan peristiwa atau kejadian untuk dijadikan berita, lakukan wawancara, observasi, dan dokumentasi, mencari sumber informasi yang tepat supaya berita akurat, mencatat hal-hal penting, dan menulis berita.

Penulis: Setia Rahmawan, M.Pd.